Keempat: Toxic
![]() |
| although being rubbish is actually show that you're just human |
Aku hidup dengan penuh kemageran, entah itu dalam hal ibadah atau rutinitas bahkan sampai refreshing diri. Rasa ini disadari ketika semua nya itu sudah jatuh secara bersamaan layaknya bom yang di jatuhkan dari atas tebing paling tinggi "BOOM!"
Setelah meledak, nangis ataupun marah, semua percikan itu menyebar ke berbagai tempat, menyalahkan dia1, dia2, dia3, sampai diri sendiri, mulai berleha-leha dalam rutinitas, tiba-tiba ansos, bete ke semua orang, dll. Terjadinya pun setiap jenjang umur hingga sekarang dengan umur memasuki gerbang angka 20.
Bagaimana peran orang-orang terdekat? ada saja, tapi upit-tidak terlalu mempengaruhi scr
Orang-orang terdekatku memang orang-orang yang secara dominan cukup tidak apresiatif terhadap suatu pencapaian yang membuat keadaan semakin kayak situasi upacara bendera (hening, kalo ada butuh tinggal bilang), dan juga entah apa semua orang yang berada di sekelilingku merasa aku orangnya sekaku itu, semua orang hanya datang saat butuh nya saja sudah jadi makananku tiap hari, si teman nanyain tugas, si teman kelompok, si yang suka mimpin diskusi, si, si, dan si lainnya. No more bestfriend.
Intinya, emosi sedang bergejolak, tentang keadaan dan situasi saat ini yang begitu bikin pala muter-muter, jujur sempat ingin berhenti terhadap masa ini, bener-bener tidak menguntungkan secara pikiran dan fisik, dann hanya ini solusi untuk dariku padamu:
B E R H E N T I M A G E R
jangan diucapkan!
jangan dilisankan!
jangan diresapi!
Aku tau kamu kesusahan yang begitu berat, orang-orang sekitar tidak ada yang mau mendengar bahkan tidak mau tahu. Aku tau kamu butuh cipratan setidaknya ingin dikasihi dan disayangi, pelukan ataupun gift sederhana. Aku tau kamu sekarang sedang sendiri menahan tangis karna emosi kecewa dan kesal yang mengaduk. Aku tau tidak adanya saat ini yang bisa kamu kendalikan baik itu keluarga maupun teman terdekat. Memang susah pasti. Rasanya seperti kamu hidup hanya dengan ruh sendiri.
Sabar ya, surga sebentar lagi datang kalo kamu mau usaha sedikit lagi menjadi lebih kuat
kamu bisa keluhin semua ke Tuhan.
makanya jangan mager kalo gamau kelewatan
sekian,
analogi kisah pribadi

Komentar
Posting Komentar